Menikmati Temboyak di RM Ria


Selama tugas di Lampung, ada beberapa kali saya menikmati makanan di Rumah Makan Ria. Yaitu Rumah makan dengan spesialisasi masakan Palembang. Baru kali ini saya tahu masakan Palembang. Biasanya saya hanya tahu, masakan Sunda, Padang, dll. Tetapi baru kali ini tahu masakan Palembang. Itupun karena diajak oleh si Ari "Marcell" Item, jelek.

Makanan yang kami pilih adalah Pindang Ikan Patin, Seluang, dan sambel dan lalapan. Hal yang baru di rumah makan tersebut adalah : adanya sambel Temboyak, dan sambel nanas, dan lalapan seperti umbi kencur. Yang lainnya biasa saja. Untuk itu saya akan mereview masalah Temboyak ini. Menurut kawan saya, Endri bahwa bahan dasarnya adalah duren yang diawetkan hingga beberapa hari kemudian dikasih sambel, sehingga berasa asam. Rasanya memang aneh, mungkin karena tidak terbiasa. Kalau hanya makan sambel temboyak ini saja, sepertinya tidak bisa, jadi harus dikombinasikan dengan sambel nanas. Baru bisa masuk mulut. Saya harus menikmatinya, karena jarang bisa makan makananan yang aneh gitu. Dan akhirnya memang bisa menghabiskan setengah piring kecil saja.
Ada lagi, umbi yang rasanya seperti kencur. Sampai saat ini saya masih belum tahu nama umbi tersebut. Makan Pindang Patin, yang paling enak adalah lemak-lemaknya. Wah sedap dech.

0 komentar: